Jumlah Penumpang KRL dari Stasiun Tangerang Alami Penurunan

Tangerang – Jumlah penumpang dari Stasiun Tangerang, Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, mengalami penurunan.

Kepala Stasiun Tangerang Eka Gusti Fadli memgatakan, penurunan itu akibat diterapkannya PPKM darurat. Khuauanya, aturan soal bekerja dari rumah (WFH) menjadi faktor penurunan itu.

“Jumlah penumpang tidak seramai biasanya. Penumpang kami juga sudah banyak yang WFH, karena dominannya (penumpang, red) pekerja,” terangnya pada, Selasa (6/7/2021).

Ia megaku, ada sekitar 14.000-15.000 penumpang per hari sebelum PPKM darurat diterapkan. Pada Senin kemarin dan hari ini, hanya ada 9.000-10.000 penumpang yang menggunakan jasa KRL.

“Kemudian, pada Sabtu dan Minggu pekan lalu, tercatat hanya ada 7.000-8.000 pengguna kereta di Stasiun Tangerang,” kata Eka.

Eka menjelaskan, antrean penumpang masih terjadi tiap pagi hari meski ada penurunan jumlah penumpang. Antrean itu diakibatkan oleh pembatasan penumpang saat setiap kali keberangkatan satu rangkaian kereta.

“Karena dibatasi itu, ya pasti ngantre. Hanya antrean pada saat pagi,” jelasnya.

Eka menambahkan, pihaknya masih melakukan skrining tes Covid-19 jenis tes antigen secara acak kepada 50 penumpang setiap harinya. Tak hanya itu, penumpang juga diwajibkan untuk membawa surat hasil non reaktif tes antigen yang sampelnya diambil satu hari sebelum keberangkatan.

“Penumpang juga dapat menunjukkan surat hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil dua hari sebelum keberangkatan,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan komentar