Warga Kota Tangerang Masih Banyak yang Tidak Patuhi PPKM Darurat

TANGERANG — Warga Kota Tangerang masih banyak yang tidak mematuhi PPKM darurat. Terbukti, masih banyak masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dengan berbagai alasan. Alhasil, 600 kendaraan terpaksa diputar balik petigas pada penyekatan chek point serta menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Daan Mogot, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten.

Kasatlantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Jamal Alam mengatakan volume kendaraan di Jalan Daan Mogot memang cukup tinggi mulai pagi hari ini hingga malam hari.

“Volume tingkat kendaaraan masih cukup tinggi, hampir sama dengan rata-rata sebelum PPKM darurat ini diterapkan,” ungkapnya pada, Senin (5/7/2021).

Menurut Jamal, sebagian masyarakat di Kota Tangerang belum sepenuhnya mematuhi PPKM darurat tersebut. Padahal, berdasarkan aturan itu, masyarakat diimbau berdiam diri di rumah guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Pemerintah sudah menegaskan, dalam hal ini PPKM darurat, masyarakat harus berdiam diri di rumah dan jaga kesehatan serta yang paling utama kurangi mobilitas,” tandasnya.

Jamal mengatakan, personel yang berjaga di pos penyekatan chek point terus menyeleksi pengendara baik roda dua maupun roda empat yang diizinkan melintasi Kota Tangerang. Sebab, tak semua pengendara diizinkan melintas berdasarkan aturan PPKM darurat.

Pengendara yang diizinkan melintas, lanjutnya, merupakan pekerja atau pemilik kepentingan yang tegolong dalam sektor esensial.

“Kami bekerja keras menyeleksi, mana yang masuk ke dalam kategori esensial yang diperbolehkan jalan dan mana yang non-esensial yang tidak diperbolehkan jalan,” terang Jamal.

Ia mengakui, setidaknya ada sekitar 600 pengendara yang dispaksa berputar balik ke arah Kota Tangerang. Seluruh kendaraan itu, merupakan pengendara yang tidak berkepentingan untuk melintas.

“Ini sudah hampir 600 kendaraan yang sudah putar balik, yang masuk kedalam kategori non-esensial,” imbuhnya.

Dari pantauan C.I.News, jemacetan panjang terjadi di Jalan Daan Mogot baik pagi hari maupun sore hari. Antrean kendaraan mengukar hinga 4 kilometer baik dari arah Kota Tangerang menuju Jakarta, begitu pula arah sebaliknya.(Red)

Tinggalkan komentar