YOGYAKARTA — Kembali Gunung Merapi mengalami erupsi dari Jumat malam sampai Sabtu dini hari (15/05). Jarak luncur awan panas mengarah ke sektor barat daya sejauh 2.000 meter.
“Awan panas guguran Merapi tanggal 14 Mei 2021 pukul 21.33 WIB,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (14/5/2021) malam.
Hanik menjelaskan, awan panas Gunung Merapi tercatat di seismogram dengan amplitudo 46 milimeter dan durasi 141 detik.
“Jarak luncur 2.000 m ke arah barat daya,” terangnya.
Oleh karena itu, BPPTKG menetapkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu Sungai Gendol sejauh 3 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak Gunung Merapi. Karena itu sampai sekarang wisata Gunung Merapi masih ditutup dan masuk kategori siaga Merapi.(Red)

