Konflik Antara BRICash Dengan PT SSM , Ini Sikap BRI Atas Dugaan Wanprestasi BRICash

JAKARTA — Corporate Secretary, Aestika Oryza Gunarto mengatakan konflik yang terjadi antara BRICash dengan PT Samudera Sumber Mandiri (SS) bukan urusan bank plat merah tersebut. Hal ini disebabkan BRICash bukan anak atau cucu perusahaan BRI.

“PT Bringin Gigantara (BG) bukan merupakan perusahaan anak BRI namun institusi bisnis yang terpisah dan independen,” kata Corporate Secretary, Aestika Oryza Gunarto kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (20/3/21).

Pria yang biasa dipanggil dengan nama Aes ini menilai permasalahan yang dihadapi BG dan SS adalah ranah kerjasama independen sesuai perjanjian kerjasama antar kedua perusahaan.

“Kami menghargai apapun yang menjadi langkah-langkah penyelesaian untuk mencapai solusi terbaik bagi kedua perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Aestika Oryza Gunarto.

Aes menambahkan, BRI menghormati kesepakatan para pihak atas permasalahan tersebut serta langkah-langkah yang diambil oleh kedua belah pihak. Namun meski bantahan sudah diucapkan pimpinan BRI,fakta menunjukkan para direksi di BRICash pernah menjadi karyawan dari Bank BRI.

Direktur Utama di Bringin Gigantara, Nunung Mardianto pernah menjadi pimpinan cabang BRI di daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Direktur operasional di Bringin Gigantara, Hepman Damanik pernah menjabat Kepala Divisi Sentra Operasi di Bank BRI.

Sebelumnya diberitakan, BRICash atau PT Bringin Gigantara diduga telah melakukan wanprestasi miliaran kepada rekan kerjanya PT Samudera Sumber Mandiri. Sampai berita ini diturunkan, jajaran direksi PT Bringin Gigantara belum memberikan respon untuk menjawab pertanyaan wartawan.(Red)

Tinggalkan komentar