JAKARTA — Sejumlah jaksa di gedung bundar Kejaksaan Agung (Kejagung) mengalami rotasi atau pergantian jabatan dalam rangka memberikan perubahan dan peningkatan kinerja, khususnya perkara tindak pidana khusus (korupsi).
Ada 10 jaksa yang menduduki jabatan baru itu telah dilantik Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Radja Nafrizal pada Selasa (16/3/2021). Hal tersebut untuk menuntaskan seluruh tunggakan perkara korupsi yang ditangani Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung.
“Mereka yang dilantik harus menuntaskan semua kasus korupsi yang belum selesai di sini (gedung bundar Jampidsus),” kata Sekretaris JAM Pidsus Radja Nafrizal saat ditemui di gedung bundar, Jakarta, Selasa (16/3) malam.
Sejumlah jaksa yang memegang jabatan Kasubdit dan Koordinator itu akan di evaluasi kinerjanya dalam menangani perkara pidana khusus (pidsus). Apabila berprestasi, maka akan di promosikan ke daerah.
Radja mengatakan bahwa 10 jaksa yang baru itu direkrut atau diambil dari setiap daerah dan memiliki keahlian dan prestasi dalam menangani perkara tindak pidana korupsi.
“Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, ada 10 jaksa yang dilantik hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa 10 orang Jaksa itu tidak hanya akan menangani perkara tindak pidana korupsi PT Asabri, BPJS Ketenagakerjaan hingga PT Pelindo II. Akan tetapi semua perkara tindak pidana khusus seperti perpajakan, kepabeanan hingga kasus HAM yang masuk ke Gedung Bundar Kejagung.
“Semua kasus itu akan ditangani nanti. Jadi tidak hanya satu atau dua kasus saja. Nanti mereka tangani semua,” tuturnya.
Diketahui, ada beberapa kasus yang menjadi perhatian publik, dan belum menemukan titik terang dalam hal penetapan tersangka, yakni perkara korupsi PT Pelindo II dan BPJS Ketenagakerjaan. Kemudian ada kasus-kasus lama yang belum rampung penyidikannya.
Nama-nama Jaksa JAMPidsus yang dilantik:
- Agus Sahat Lumbangaol sebagai Koordinator pada JAMPidsus
- Siswanto sebagai Koordinator pada JAMPidsus
- Farhan- Kabag Penyusunan Program Pelaporan dan Penilaian pada Sekretariat JAMpidsus
- Syarif Sulaiman Nahdi- Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan TPPU pada Direktorat Penyidikan JAMPidsus
- Setiawan Budi- Kasubdit Laporan dan Pengaduan Masyarakat pada Direktorat Penyidikan JAMPidsus
- N. Rahmat- Kasubdit Pelacakan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti pada direktorat penyidikan JAMPidsus
- Syaiful Bahri Siregar- Kasubdit Tindak Pidana Perpajakan dan TPPU pada Direktorat Uheksi JAMPidsus
- Syafriyanto Zuhriyat- Kasubdit Tindak Pidana Korupsi dan TPPU pada direktorat Uheksi JAMPIdsus
- Haryoko Ari Prabowo- Kasubdit Kepabeanan Cukai dan TPPU pada Direktorat Uheksi JAMPidsus
- Adi Santoso- Kasubdit Kepabeanan Cukai dan TPPU pada Direktorat Penuntutan JAMPidsus. [Red]

