BANDUNG — Ribuan pasukan TNI-Polri mulai dikerahkan guna melakukan pelacakan atau tracing pasien COVID-19. Pasukan juga dikerahkan guna melancarkan proses vaksinasi.
“Ini juga bertujuan untuk mempercepat terlaksananya program Vaksinasi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dan akan mengerahkan 6.000 personel,” ujar Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dalam keterangan resminya pada, Rabu (10/2/2021).
Para pasukan itupun sudah dilakukan apel di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung pagi tadi. Apel dipimpin langsung oleh Pangdam. Adapun 6.000 pasukan TNI yang dilibatkan terdiri dari TNI AD 5.690, TNI AL 70 dan TNI AU 240 personel.
Nugroho menuturkan Kodam selaku pembina kewilayahan TNI di Jabar berkomitmen untuk terlibat dalam membantu program pemerintah dalam mengatasi pandemi COVID-19. Salah satu upaya bantuan dengan cara mengoptimalkan prajurit yang dimiliki oleh Kodam III Siliwangi.
“Para Babinsa dengan tenaga kesehatan langsung terjun di lapangan untuk membantu mempercepat program vaksinasi, menelusuri dan mendata kasus-kasus aktif COVID-19 yang terjadi di masyarakat dimulai di tingkat RT dan RW serta juga menegakkan disiplin masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan,” terang budi.
Pihaknya mengingatkan agar prajurit melaksanakan tugas tersebut secara disiplin dan profesional. Serta tetap menjaga soliditas antara instansi lain seperti Polri dan pemerintah daerah.
“Ini tugas mulia. Saya yakin dan percaya dengan bekal pengalaman dan keterampilan yang dimiliki, tugas besar ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Semoga upaya ini mempercepat penyelesaian berbagai masalah terkait dengan pademi COVID-19,” katanya.(WDW)

