Bakamla Menahan 36 ABK Berkebangsaan Iran Dan 25 ABK Berkebangsaan China

JAKARTA — Kepala Zona Maritim Barat Laksamana Pertama Bakamla Hadi Pranoto melalui keterangan tertulis yang diterima C.I.News mengatakan, Badan Keamanan Laut (Bakamla) menahan 36 anak buah kapal (ABK) berkebangsaan Iran dan 25 ABK berkebangsaan China terkait penangkapan Kapal MT Horse dan Kapal MT Freya. Ia memastikan para ABK dan kru kapal MT Freya serta MT Horse yang ditahan sejak tertangkap tangan melakukan lego jangkar dan ship to ship bahan bakar ilegal di perairan Pontianak dalam keadaan aman.

“Memang kapal ini satu berbendera Iran dengan ABK 36 Iran yang MT Freya, berbendera Panama dengan ABK 25 orang China. Tiongkok,” kata Hadi pada, Jumat (29/1/2021).

Baca juga : Jokowi Menolak Revisi UU Pemilu Yang Di Usulkan DPR RI

Para ABK dan kru kapal ini pun telah menjalani pemeriksaan untuk memastikan seluruhnya bebas dari virus covid-19. Secara keseluruhan mereka tak mengalami gejala sakit apapun.

“Aman. Dan sudah di-rapid antigen dari Bakamla, semua sehat, nahkoda sehat, personel sehat,” kata dia.

Lebih lanjut, Hadi menyebut hingga saat ini belum ada agen manapun dari kedua negara yang mengakui kepemilikan atas kapal yang diduga telah melakukan pelanggaran berlapis di wilayah perairan Indonesia.

Penyidikan pun kata dia, hingga saat ini masih terus dilakukan Bakamla. Sementara para awak kapal secara keseluruhan dalam kondisi baik dan dijaga ketat oleh pihaknya.

“Sampai sekarang belum ada agennya, Belum ada yang mengakui,” katanya.(Ibn)

Tinggalkan komentar