JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran menyatakan akan menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.
Irjen Mohammad Fadil Imran resmi menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Suidjana setelah dilantik oleh Kapolri Jenderal Idham Aziz pada hari ini.
Irjen Fadil Imran mengatakan pelanggaran protokol kesehatan harus ditindak tegas karena Jakarta adalah wilayah dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia. Ia berujar, risiko penularan virus di wilayah ini masih tinggi.
“Saya ulangi, siapa pun yang akan mengganggu keselamatan jiwa masyarakat, saya akan melakukan tindakan hukum yang tegas. Saya juga akan melakukan upaya-upaya pencegahan yang keras, preventive strike,” katanya pada, Jumat (20/11/2020) petang.
Menurutnya, Strateginya mengatasi pelanggaran protokol kesehatan adalah penegakan hukum yang didahului dengan pencegahan keras.
Irjen Fadil Imran dilantik menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Inspektur Jenderal Nana Sudjana yang dimutasi menjadi Staf Ahli Kapolri. Pencopotan Nana sebagai Kapolda diduga buntut munculnya kerumunan di acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putri pemimpin FPI Rizieq Shihab.
Irjen Fadil Imran sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur, namun wilayah hukum Jakarta bukan tempat yang baru baginya. Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil sempat menduduki beberapa jabatan di lingkup Polda Metro Jaya seperti Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan Kapolres Jakarta Barat.(ZN)
#Ibnu_

