BEKASI – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi, Dezi Syukrawati mengatakan, Dinas Kesehatan Kota Bekasi masih koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Sosial (Dinsos) mengenai data masyarakat yang akan mendapatkan vaksin virus corona (Covid-19).
“Kalau saat ini kami lagi koordinasi dengan Disdukcapil dan Dinsos terkait sasaran penduduk karena kami harus lihat umur ya. Jadi di sini bukan seluruh usia, tertentu saja. Dari 18-59 (yang menjadi target),” katanya kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).
Adapun penerima vaksin dari segi usia yakni 18 sampai 59 tahun. Mereka secara bertahap akan diberikan vaksin Covid-19 itu. Sebelum menerima vaksin, nantinya mereka menjalani sejumlah pemeriksaan.
“Nanti saat pelaksanaan akan diperiksa kondisi yang akan divaksin, ada kriterianya. Jadi, enggak semua orang asal (memperoleh vaksin),” kata Dezi.
Mereka yang mendapatkan vaksin Covid-19 terlebih dulu akan dilakukan sejumlah pemeriksaan seperti kesehatan.
“Harus dicek kesehatannya dulu. Kalau saat jadwal vaksin itu dia dalam kondisi baik maka akan dilakukan (penyuntikan vaksin),” ucapnya.
Meski begitu, lanjut dia, kelompok masyarakat yang bersinggungan langsung dengan pelayanan publik seperti TNI, Polri, Dishub, juga akan menjadi prioritas penyuntikan vaksin.
“Karena memang (mereka) kontak langsung dengan masyarakat dan sangat berisiko tertular Covid-19, sementara dia harus tetap melayani. Makanya mereka didahulukan,” pungkasnya.(SA)
#Ibn_

