
MEDAN — Kapolda Sumatera Utara Irjen Martuani Sormin mengungkap ada dugaan keterlibatan KAMI dalam demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Polisi menangkap Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Kota Medan Khairi Amri, Karena diduga terlibat dalam demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung R1cuh di Medan. Khairi saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk dimintai keterangan oleh penyidik di Polrestabes Kota Medan.
Hal ini disampaikan Kapolda Sumut dalam rapat Forkopimda Sumut
bersama perwakilan buruh di aula rumah dinas Gubernur Sumut (Gubsu). Rapat ini dipimpin Gubsu Edy Rahmayadi.

Martuani juga menjelaskan soal KAMI yang dimaksud dalam materi paparannya yang ditampilkan di hadapan peserta rapat. Dalam materi tersebut, tertulis KAMI yang dimaksud adalah Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, Yaitu koalisi yang dideklarasikan oleh Gatot Nurmantyo dan Din Syamsuddin.Ada Ketua KAMI yang diamankan. Martuani juga menampilkan tangkapan layar isi grup WhatsApp bernama KAMI Medan.
Tangkapan layar itu berada dalam materi yang disertai pemetaan lima kelompok jaringan pelaku. Kelima kelompok itu disebut sebagai POK KAMI, Klinik Siti Khodijah, 177 Alkom. Martuani mengatakan Klinik Siti Khodijah menyediakan ambulans. Dia menyebut ambulans itu diduga untuk mengangkut pengunjuk rasa.
#Ibnu_


[…] Baca : Polisi Tangkap Ketua KAMI Medan, Diduga Terlibat Demo Berujung Ricuh […]
SukaSuka
[…] Baca : Polisi Tangkap Ketua KAMI Medan, Diduga Terlibat Demo Berujung Ricuh […]
SukaSuka