JAKARTA — Menurut juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, dr Reisa Broto Asmoro, Sejumlah kementerian dan lembaga negara ternyata jadi penyumbang terbesar klaster Covid-19 di DKI Jakarta. Berdasarkan data Jakarta Tanggap Covid-19, hingga Sabtu (19/9/2020) siang, Kementerian Kesehatan (Kemkes) menjadi institusi pemerintah yang menyumbangkan kasus terbanyak.
Klaster adalah kelompok penularan lokal yang berkaitan dengan rantai penyebaran. Klaster dapat terjadi di rumah, tempat kerja, atau di tempat kerumunan lainnya.
Sementara itu, klaster yang ditayangkan pada laman corona.jakarta.co.id merupakan data kumulatif. Disebutkan bahwa di lingkungan Kemkes terdapat 252 kasus positif. Bahkan, bila ditambah jumlah kasus di Balitbangkes kementerian yang sama, maka jumlahnya menjadi 302 kasus.
Dibanding klaster lannya di DKI Jakarta, kasus di lingkungan Kemkes tidak tertandingi. Kementerian Perhubungan di urutan kedua dengan 175 kasus. Lantas disusul Kantor Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Tanjung Priok 3.
Sepanjang Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Naik jadi Rp5.878 Triliun
Berdasarkan data per 19 September 2020, berikut adalah 15 klaster kementerian mulai dari yang tertinggi jumlah kasus positif di DKI Jakarta:
- Kementerian Kesehatan: 252 kasus
- Kementerian Perhubungan: 175 kasus
- Kantor PPLP Priok: 88 kasus
- Kemkominfo: 65 kasus
- Kementerian Pertahanan: 64 kasus
- Kementerian Keuangan: 61 kasus
- Balitbangkes Kemkes: 50 kasus
- Kementerian Pemuda dan Olahraga: 43 kasus
- Kemparekraf : 38 kasus
- Kementerian ESDM: 36 kasus
- Kementerian Hukum dan HAM: 35 kasus
- Litbang Kemdagri: 33 kasus
- KKP Tanjung Priok: 31 kasus
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan: 25 kasus
- Kemnaker: 24 kasus
Pada klaster kementerian terdapat 39 lokasi dengan jumlah total 1.223 kasus. Jumlah kasus pada 15 lokasi teratas tadi mencapai 1.020 atau menyumbang 83% dari total seluruh klaster kementerian. Sedangkan Kemkes dengan 252 kasus menyumbang 20 persen.
#Ibnu_

