JAKARTA_ C.I.New’s — Menteri Pembedayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAn RB) Tjahjo Kumolo akhirnya meminta maaf secara terbuka. Hal itu dilakukannya karena mengaku bersalah telah menyebarkan link film Indonesia secara ilegal. Adappun link film yang dia bagikan Tjahjo terkait perjuangan kemerdekaan Indonesia. Misalnya Pejoeang, Enam Jam di Jogja, Janur Kuning, dan Serangan Fajar.
“Dalam rangka menyambut Kemerdekaan RI tercinta,” tulis MenPAn RB Tjahjo dalam cuitannya tersebut.
Cuitan MenPAn RB Tjahjo ini ramai disorot, termasuk oleh sutradara Joko Anwar. Dia mempertanyakan langkah MenPAn RB Tjahjo menyebar link film yang diunggah ke YouTube tanpa izin pembuat filmnya.
MenPAn RB Tjahjo pun menyampaikan klarifikasi atas posting-an tersebut. Dia mengaku mendapat kiriman dari teman lewat aplikasi percakapan.
“Saya dapat kiriman dari teman via WhatsApp tentang film perjuangan tersebut karena ini suasana hari kemerdekaan RI saya spontan saja bagi film perjuangan tersebut di grup Twitter. Ternyata saya salah tidak hati-hati, tanpa izin sutradara menyangkut hak cipta. Saya mohon maaf terbuka,” kata menteri dari PDIP tersebut.
#Ibnu_

