Buruh Demo Didepan Gedung DPR Tolak Pembahasan RUU Ciptaker Dan Hentikan PHK

JAKARTA_C.I.New’s — Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI) Kahar S Cahyono mengatakan, ratusan buruh atau pekerja kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR, Senayan. Sebelumnya diberitakan, pada masa reses ini, DPR RI melanjutkan pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Cipta Kerja.

“Ada sekitar 300 anggota kurang lebih (ikut aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR),” kata Kahar saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/8).

Kahar mengatakan, para buruh menyampaikan dua tuntunan dalam demo kali ini yaitu meminta DPR dan pemerintah menghentikan pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja dan menghentikan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal.

“Dua isu utama yang kita angkat pertama adalah kita menolak omnibus law. Jadi pembahasan omnibus law yang saat ini ada di DPR kita minta dihentikan. Kedua, kita minta stop PHK massal,” ujar dia.

Kahar mengatakan, dalam aksi demonstrasi ini, para buruh atau pekerja menerapkan protokol kesehatan Covid-19 seperti menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.

“Dalam surat intruksi yang kami kirimkan ke pabrik-pabrik, itu ada catatan di sana bahwa setiap peserta aksi wajib menggunakan masker, kemudian menyediakan hand sanitizer dan mengikuti protokol kesehatan Covid-19,” ucap dia.

Kahar mengatakan, aksi demonstrasi ini dihadiri pimpinan KSPI seperti Sekretaris Jenderal KSPI Ramidi dan Sekjen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
(FSPMI), Riden Hatam Aziz.

#Ibnu_

Tinggalkan komentar