DPR Sebut Kartu Indonesia Sehat Dari Jokowi Terkesan Tak Berguna

JAKARTA_ C.I.New’sAnggota Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning menyebut Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dibagikan Presiden Jokowi terkesan tidak berguna karena minimnya rumah sakit kelas III di daerah. Menurutnya pelayanan kesehatan yang sama dan tanpa membedakan klasifikasi kepesertaan, selayaknya didapatkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Untuk itu, Ia memandang perlu digalakkan pembangunan rumah sakit yang khusus melayani kepesertaan BPJS Kesehatan kelas III di semua daerah.

“Afdolnya memang harus begitu, APBN itu harus berpihak kepada rakyat. Alasannya jelas, harus untuk peserta KIS (Kartu Indonesia Sehat) yang PBI (Penerima Bantuan Iuran). Apalagi kalau sekarang iuran BPJS naik, pasti banyak yang turun kelas. Kelas I dan kelas II pasti banyak yang turun ke kelas III,” katanya saat agenda kunjungan kerja Komisi IX DPR RI di Kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Jumat (17/8/2020).

Legislator PDIP ini mengatakan saat menjadi Ketua Komisi, Ia bersama Legislator lain selalu melihat kelas rumah sakit saat membantu anggaran. Untuk di rumah sakit Umum Negara dan RSUD kelas III harus di atas 60 persen. Di RS swasta sudah ada ketentuan, 25 persen harus untuk kelas III.

“Jangan sampai kita yang memiliki KIS, tetapi ketika di rumah sakit, kelas III penuh. Jadi itu kan jadi percuma KIS-nya, jadi ga kepake. Dan itu banyak banget, di mana-mana juga begitu. Jokowi bagi-bagi KIS, tapi KIS-nya tidak berlaku di rumah sakit,” tambahnya.

#Ibnu_

Tinggalkan komentar