DPR RI Kutuk Tindakan Israel yang Mencaplok Tepi Barat Palestina

JAKARTA_C.I.New’s — Tindakan Israel yang akan melakukan pencaplokan tepi barat Palestina, Dikutuk Anggota Komisi I DPR, Syaifullah Tamliha. Tindakan tersebut, kata Syaifullah, semakin membuktikan bahwa Israel merupakan negara munafik yang tidak pernah konsisten terhadap perjanjian dengan Palestina.

Padahal, perjanjian tersebut telah berlangsung selama lebih dari 50 tahun yang lalu atau sejak Palestina dan Israel bersepakat menetapkan garis batas negara pada 1967.

“Kita mengutuk keras rencana Israel yang akan mencaplok tepi barat Palestina. Israel ini negara munafik yang tidak pernah ‘Istiqomah’ terhadap perjanjian dengan Palestina, terutama garis batas tahun 1967,” kata Syaifullah dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 11 Juni 2020.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengungkapkan, rencana pencaplokan tepi barat Palestina itu akan menimbulkan beberapa dampak. Di antaranya, akan memanasnya situasi geopolitik.

Apalagi, penyelesaian konflik antara kedua negara itu sudah berjalan sejak lama. Hal itu akan menyebabkan semakin sulitnya menyelesaikan perdamaian dua negara.

“Rencana Israel itu bertentangan dengan resolusi dan hukum internasional PBB. Ini juga merusak mimpi warga Palestina yang ingin hidup secara damai dan mendapatkan haknya,” jelasnya.

Sebelumnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengumumkan rencananya untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat. Dia diagendakan akan membawa rencana tersebut ke parlemen Israel (Knesset) pada 1 Juli mendatang. Kemudian, akan ada pembahasan dan pemungutan suara terkait rencana aneksasi.

Awal tahun ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan lampu hijau kepada Israel untuk mencaplok permukiman Yahudi di Tepi Barat.

#Ibnu_

Tinggalkan komentar