Terduga Teroris Kelompok Subchan Ditangkap di Solo

SOLO_ C.I.New’s – Enam ter­duga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daullah (JAD) dari kelompok Subchan, di Solo, Jawa Tengah. Tim Detasemen Khusus (Densu) 88 Antiteror Polri. Dua di antaranya ditangkap Ka­mis (21/5). “Benar, Densus 88 menangkap enam terduga teroris Jawa Tengah. Penangkapan di wilayah Solo tersebut ter­kait dengan jaringan JAD dari kelompok Subchan di Ken­dal,” kata Kabag Penum Divisi Hu­mas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan dalam penjelasan tertulis, Se­lasa (26/5).

Sebelumnya, pada Kamis (21/5), Densus menangkap dua anggota kelompok Sub­chan, berinisial REP dan BE. Keduanya ditangkap di dua lokasi yang berbeda. REP ditangkap di Kelurahan Se­manggi, sedangkan rekan­nya BE ditangkap di daerah Gentan, Baki, Sukoharjo. Keduanya berasal dari Sumatera Barat (Sumbar).

Ketua RT 05 RW 01, Losari, Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Sukino, mengatakan REP ditangkap saat berada di indekos, sedangkan BE ditangkap di Baki. “BE merupakan pemilik kos dan REP penghuni kos. Keduanya ditangkap di tem­pat yang berbeda,” kata Sukino Sukino menjelaskan BE merupakan pendatang dari Sumatera Barat. Namun, dia telah menjadi warga Solo se­jak 2016 silam lantaran meni­kah dengan warga Solo.

Begitu juga dengan REP merupakan pendatang dari Tanah Datar, Sumatera Barat, yang menghuni salah satu kamar kos mi­lik BE. “BE setelah menikah dengan warga kami, alamatnya pindah ke sini (Solo). Dia mengelola kos tersebut ber­sama dengan istrinya,” ucap Sukino. Sebelum penangkapan, Sukino mengaku sempat dipang­gil petugas polisi berpakaian preman. Dia diminta untuk menunjukkan tempat tinggal BE yang juga merupakan tem­pat kos. Ibn.

Tinggalkan komentar