
Virus corona baru yang pertama muncul di provinsi Hubei China kini menyebar luas ke seluruh dunia.
Jumlah kasus secara global kini telah menembus angka 1.400.000. Lebih dari 82.000 orang meninggal dunia dan lebih dari 285.000 orang telah sembuh, menurut hitungan Johns Hopkins University.
Jumlah kasus terbanyak ada di Amerika Serikat; sedangkan Italia mencatat angka kematian terbesar.
Di Indonesia, angka kasus positif Covid-19 yang dilaporkan pemerintah hampir menembus 3.000 orang per Rabu (8/4). Adapun jumlah orang yang pulih dari Covid-19 mencapai 222 orang dan yang meninggal dunia 240 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan pergerakan Orang Tanpa Gejala (OTG), orang yang terinfeksi virus corona namun tak menunjukkan gejala Covid-19, dipercaya sebagai penyebab utama masih tingginya angka penularan di Indonesia.
“Kita yakini banyak kasus positif Covid-19 dengan gejala minimal, yang secara subyektif dirasakan tidak ada gejala, dan berada di sekitar kita,” kata Yurianto dalam keterangan pers pada Rabu (8/4)
Yurianto menambahkan, “Pemerintah memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk meningkatkan efektivitas physical distancing.”
Pemberlakuan PSBB dikuatkan dengan ‘gerakan masker untuk semua’.
“Kita wajib pakai masker ketika berada di ruang publik, di luar rumah. Karena kita tidak pernah tahu bahwa orang yang di sekitar kita apakah menderita Covid-19 tanpa gejala atau yang kita sebut OTG,” tegas Yurianto.
Virus corona menyebabkan penyakit yang disebut Covid-19. Penyakit infeksi pernafasan ini dimulai dengan demam dan batuk kering dan setelah sekitar satu minggu, dapat menyebabkan sesak napas.
Secara global, virus ini telah menginfeksi orang di lebih dari 200 negara.
BBC Indonesia merangkum data perkembangan di Indonesia berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan.
Jumlah kasus virus corona di Indonesia
Dari 2.956 pasien: 222 pasien sembuh dan 240 meninggal dunia.

Berdasarkan data terkini, virus corona telah menyebar ke 32 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan kasus terbanyak adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Sebaran pasien yang terjangkit virus corona tanggal 8 April 2020.


Terakhir diperbaharui pada 8 April 2020 16.00 WIB.
Dalam data 69 orang pasien awal yang dirawat karena positif virus corona di Indonesia hingga 13 Maret 2020, lebih dari separuhnya berusia lebih dari 40 tahun.
Namun Kementerian Kesehatan tidak membeberkan usia dan jenis kelamin pasien tambahan yang dikonfirmasi sebagai pasien positif virus corona baru setelah tanggal 13 Maret 2020.
Sebaran pasien virus corona menurut usia di Indonesia

Penyebaran kasus terkonfirmasi virus corona
22 Jan
4 Feb
17 Feb
1 Mar
14 Mar
28 Mar
3 Apr
Total: 1.187.362
0
100.000
200.000
300.000
China
82.540
Italia
124.203
Iran
55.514
Amerika Serikat
305.880
Jerman
95.651
Prancis
87.689
Spanyol
125.546
Swiss
20.425
Inggris Raya
41.570
Turki
23.665
Sumber: Johns Hopkins University

