
Jakarta,C.I.New’s – Menurut juru bicara penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto, ada tambahan sebanyak 196 jiwa untuk kasus positif Corona.
Dengan begitu, total orang yang terjangkit COVID-19 pada Jumat, 3 April 2020 adalah 1.986 jiwa.
Sedangkan untuk kasus yang sembuh, bertambah sebanyak 22 orang, sehingga totalnya menjadi 134 jiwa.
Pun yang meninggal akibat terjangkit Virus Corona, Achmad Yurianto melaporkan ada penambahan sebanyak 11, sehingga total menjadi 181 jiwa.

Berikut rincian data peta persebaran corona di Indonesia per Kamis (2/4) pukul 15:40 WIB, seperti C.I.New’s himpun dari covid19.go.id, Jumat (3/4).
1. Corona di DKI Jakarta
Terkonfirmasi: 897
Sembuh: 52
Meninggal: 90
2. Corona di Jawa Barat
Terkonfirmasi: 223
Sembuh: 11
Meninggal: 25
3. Corona di Banten
Terkonfirmasi: 164
Sembuh: 7
Meninggal: 14
4. Corona di Jawa Tengah
Terkonfirmasi: 104
Sembuh: 0
Meninggal: 7
5. Corona di Jawa Timur
Terkonfirmasi: 104
Sembuh: 22
Meninggal: 11
6. Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta
Terkonfirmasi: 27
Sembuh: 1
Meninggal: 3
7. Corona di Sulawesi Selatan
Terkonfirmasi: 66
Sembuh: 0
Meninggal: 5
8. Corona di Bali
Terkonfirmasi: 25
Sembuh: 10
Meninggal: 2
9. Corona di Sumatera Utara
Terkonfirmasi: 22
Sembuh: 0
Meninggal: 3
10. Corona di Kalimantan Timur
Terkonfirmasi: 21
Sembuh: 0
Meninggal: 1
11. Corona di Kalimantan Barat
Terkonfirmasi: 10
Sembuh: 2
Meninggal: 2
12. Corona di Papua
Terkonfirmasi: 10
Sembuh: 2
Meninggal: 0
13. Corona di Kalimantan Tengah
Terkonfirmasi: 9
Sembuh: 0
Meninggal: 0
14. Corona di Sumatera Barat
Terkonfirmasi: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0
15. Corona di Lampung
Terkonfirmasi: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 1
16. Corona di Kalimantan Selatan
Terkonfirmasi: 8
Sembuh: 0
Meninggal: 0
17. Corona di Kepulauan Riau
Terkonfirmasi: 7
Sembuh: 0
Meninggal: 1
18. Corona di Nusa Tenggara Barat
Terkonfirmasi: 6
Sembuh: 0
Meninggal: 0
19. Corona di Aceh
Terkonfirmasi: 5
Sembuh: 0
Meninggal: 0
20. Corona di Sumatera Selatan
Terkonfirmasi: 11
Sembuh: 0
Meninggal: 2
21. Corona di Riau
Terkonfirmasi: 7
Sembuh: 1
Meninggal: 0
22. Corona di Sulawesi Utara
Terkonfirmasi: 3
Sembuh: 1
Meninggal: 0
23. Corona di Sulawesi Tenggara
Terkonfirmasi: 3
Sembuh: 0
Meninggal: 0
24. Corona di Jambi
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0
25. Corona di Kepulauan Bangka Belitung
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 1
26. Corona di Kalimantan Utara
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0
27. Corona di Sulawesi Tengah
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 0
28. Corona di Papua Barat
Terkonfirmasi: 2
Sembuh: 0
Meninggal: 1
29. Corona di Bengkulu
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 1
30. Corona di Sulawesi Barat
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0
31. Corona di Maluku
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 1
Meninggal: 0
32. Corona di Maluku Utara
Terkonfirmasi: 1
Sembuh: 0
Meninggal: 0
Sementara berdasarkan panatuan dari data real time Worldometers.info, Jumat (3/4/2020) pukul 07.01 WIB, Jumlah orang dari seluruh dunia yang terinfeksi mencapai lebih dari 1 juta, atau tepatnya 1.014.296. Dari data itu sebanyak 212.018 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 52.982 orang meregang nyawa dan tidak tertolong.
Tak main-main penambahan jumlah kasus per hari dari seluruh dunia mencapai 79.100 kasus positif. Dan jumlah yang terbanyak kasus disumbangkan oleh Amerika Serikat sebanyak 244.230.
Hal ini karena Amerika mampu mendeteksi secara cepat temuan kasus di tengah masyarakat. Tak main-main Amerika memakai alat tes corona yang bisa mendeteksi dalam 5 menit yang dikeluarkan Abbott yang tidak memerlukan laboratorium biosafety level (BSL) II, namun sampel yang di tes tetaplah dahak, atau diambil dengan metode swab.
Tapi sayang dari temuan kasus itu, sudah ada kematian sebanyak 5.883 kematian. Namun 10.403 orang di antaranya orang di Amerika berhasil sembuh.
Sementara itu Italia, sudah ada sebanyak 115.242 kasus positif dengan tambahan kasus per hari bertambah 4.668 kasus. Mirisnya 13.915 orang meninggal dunia, dan 18.278 sudah dinyatakan sembuh.
Spanyol tak jauh berbeda, sebanyak 112.065 orang sudah terinfeksi, 10.348 meninggal dunia, dan sebanyak 26.743 berhasil pulih dan sembuh.
Banyaknya mereka yang meninggal membuat tingkat kematian di Indonesia cukup tinggi yakni 9,4 persen. Tertinggi kedua dunia setelah Italia yang sebesar 12 persen.
Menurut Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD mengatakan jika angka persentase kematian di Indonesia belum mendekati kebenaran karena temuan kasus yang masih terbilang sedikit.
Saat di hubungi C.I.New’s “Artinya belum bisa dibilang angka kematiannya tinggi, karena yang terdiagnosis masih kurang, dan datanya masih terlalu dikit terlalu kecil. Tapi beberapa hari kemudian saya kira 1 sampai 2 minggu kemudian. Waktu di bawahnya tinggi katakanlah 1000 sampai 5000 kasus katakanlah, itu sudah mendekati kebenaran angka kematiannya,” ungkap Prof. Zubairi.(Ibnu_Ferry)


[…] Baca Juga : Udate Corona Covid-19 03 April 2020. […]
SukaSuka