Proyek Panasbumi Baturaden Segera ke Tahap Pengeboran

BANYUMAS — Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Baturaden di lereng selatan Gunung Slamet, Jawa Tengah, akan segera menginjak pada tahap pengeboran. Menurut Direktur PT. Sejahtera Alam Energy Bregas, H. Rochadi, pengeboran perdana ditergetkan pada kuartal keempat tahun 2017.

Rochadi mengatakan, eksplorasi merupakan tahap lanjutan dalam pengembangan panasbumi. “Sebelumnya dilakukan studi permukaan atau survei pendahuluan,” katanya.

Sementara itu, menurut data yang dirilis “banyumaskab.go.id”, penelitian awal yang dilakukan dalam kurun waktu 2 tahun mulai April 2009 hingga April 2011 ditetapkan bahwa potensi panasbumi Baturraden mencapai 220 MW.

Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) Baturraden seluas 24.660 hektar yang terletak di 5 kabupaten yaitu Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang dan Purbalingga. Perinciannya, Kabupaten Banyumas 15.490 ha, Brebes 3.052 ha, Tegal 874 ha, Pemalang 2.345 ha, dan Purbalingga 2.900 ha.

H. Rochadi menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan dua wellpad atau area pengeboran. Masing-masing wellpad luasnya kira-kira 1,5 hektare yakni di Titik H Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas dan titik H.

“Tahap eksplorasi kami hanya membuka dua wellpad yakni di Titik H dan Titik F dengan luas hutan yang dibuka secara keseluruhan sekitar 3 hektare,” katanya.

Ia menjelaskan, pengeboran pertama khususnya di Titik H direncanakan pada kuartal keempat tahun 2017 atau sekitar bulan Oktober-Desember dengan kedalaman 3.500 meter dari permukaan lokasi wellpad yang berada pada ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.

Menurut Rochadi, pada tahap pertama pihaknya melakukan tiga pengeboran eksplorasi untuk membuktikan kebenaran hasil survei pendahuluan.

Tinggalkan komentar