Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi Di Tempat?

JAKARTA — Dengan mencermati situasi sosial naiknya harga BBM, kegaduhan kontra antar umat beragama dan situasi politik yang semakin carutmarut terjadi selama 1 tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), maka Redaksi Chakrawala Indo News menyampaikan surat terbuka.

Assalamualaikum Wr.Wb.
Bapak Presiden yang saya homati,

Sungguh tak terasa sudah 1 tahun lebih perjalanan Bapak dalam memimpin Negeri ini. Tahukah bapak? Sejak Bapak terpilih jadi Presiden situasi Politik kian carut marut tak tentu arah, tengoklah bapak, umat beragama saling mencaci maki, ekonomi Indonesia semakin terperosok, berimbas terhadap nilai tukar rupiah yang anjlok ketitik memalukan terhadap dollar US sampai dengan hari ini.

Bapak Presiden yang saya hormati, pernah kah Bapak secara pribadi membuka media sosial Facebook selama 1 tahun terakhir ini? Atau paling tidak Bapak punya satu asisten yang memantau Facebook dan melaporkan ke Bapak, bahwa di media sosial ini sebagian Rakyat mengkritik bahkan menghina dan sampai menghujat Bapak?

Bapak Presiden yang kami hormati, kembali ke media sosial Facebook coba Bapak perhatikan bermunculan group-group yang mengatasnamakan Bapak, mengatasnamakan orang lain, mengatas namakan LSM tapi cobalah Bapak tengok didalam nya, hanya ada komen-komen yang menghina Bapak, foto Bapak di Injak, di edit menjadi gambar yg sangat memalukan, apakah Bapak tidak melihat? Dunia pasti melihat & menertawakan Bangsa ini?

Jika Bapak melihat kami berharap Bapak tidak perlu marah atau menangkap orang-orang yang telah menghina Bapak, walau orang mengatakan Bapak adalah Simbol Negara, harap Bapak lebih mengoreksi diri apa benar Bapak sudah melakukan yang terbaik buat rakyat & negara ini?

Kemarin kami berharap jika Bapak menjadi Pemimpin, negeri ini akan makmur, rakyat sejahtera, karena Bapak identik dan berkarakter sebagai Pemimpin Wong Cilik, yang memiliki visi misi Indonesia Hebat?

Tapi apa yang kami dapat? Lihatlah bapak, kehidupan kami rakyat Indonesia bertambah sengsara, pengangguran makin bertambah, pengemis bukannya berkurang, kriminalitas meningkat tajam.

Bapak memberikan Kartu Sakti seperti Kartu Sehat, Kartu Pintar dan lain-lain saya rasa semuanya itu percuma Pak, kenyataannya Bapak lihat sendiri malah rakyat sakit karena kelaparan seharusnya Bapak tidak perlu mengeluarkan Kartu-kartu tersebut, cukup dengan tindakan “Jangan Pernah Naikan BBM!”

Inilah awal dari semua kesalahan Bapak….!! (Ibnu)

Tinggalkan komentar