(Rangkuman Materi Geopolitan Dan GeoStarategik Indonesia Dalam Kacamata Inteligent)

Indonesia menjadi sasaran target incaran negara maju di dunia,karna Indonesia memiliki kekayaan alam sumber mineral yang taknterbatas,untuk itu mereka telah melakukan skenario (ibarat lingkar obat nyamuk) secara sistematis melakukan proxy war pelemahan Ketahanan Nasional Indonesia dari masa ke masa secara bertahap dan halus

1. kekuatan asing yang mengincar Indonesia sangat berharap Indonesia :

  • rusuh.
  • perang saudara seperti Suriah sekarang.

2. Pelemahan sistem pertahanan itu meliputi semua bidang :

  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Peraturan Perundangan
  • Sejarah
  • Media Informasi
  • Pergeseran Watak Prilaku Bangsa
  • Gaya Hidup
  • Institusi Pemerintah (termasuk pelemahan TNI baik secara fungsi dan wewenang)

3. Operasi Inteligent Masive dan Terstruktur

  • Ada USER (State/non state (negara/kelompok elit)).
  • Ada AGENT HANDLE.
  • AGENT ACTION.
  • INFORMAN berlapis.

Tiap struktur dan bahagian ini bergerak menurut tupoksinya masing masing,dimana diantara sesama merekapun tidak saling mengenal yang tahu hanya “SANG USER”.

Mereka dibayar, dilatih untuk melakukan operasi-operasi cipta kondisi bahkan sabotase dengan bantuan dana tanpa batas serta dukungan power politik yang kuat.

  • Agent handle sebagai pengendali.
  • Agent action sebagai eksekutor.
  • Informan sebagai pengumpul informasi lapangan. (Masing-masing agent ada yang bergerak sebagai pendukung kontra pihak ketiga dari pemerintahan)

Masing-masing agent ini,masuk melebur ke dalam sendi-sendi kehidupan bernegara kita.Ada yang masuk dan menjadi :

  • Tokoh Negarawan.
  • Dosen, pengamat.
  • pejabat publik Institusi pemerintahan (Eksecutive, legislatif, yudicative)
  • Dunia Perbangkan
  • Dunia Perfilman.
  • Bahkan sampai ke istana dan tubuh TNI-POLRI sekalipun.

Semua bergerak dalam rangka mengamankan setiap kepentingan USER di Indonesia.

3. Merekayasa Terjadi Gejolak Kerusuhan

Untuk menciptakan gejolak masing-masing agent bergerak untuk menanamkan dan menciptakan ;

  • Rasa saling benci.
  • Saling curiga.
  • Saling buruk sangka (diantara sesama anak bangsa. Baik antar suku, antar agama, antar ormas, antar ulama antar pengamat, antar kampus, antar parpol, antar tokoh bangsa,termasuk antar institusi)

menjadikan anak bangsaKita Semua seolah dipaksa dan digiring kepada satu titik yaitu PERANG.Sekecil apapun masalah akan di peruncing dan diprovokasi. Timbal balik tujuannya hanya satu yaitu.

4. Merubah Pola Fikir dan Kepribadian Generasi Menjadi Generasi ;

  • sinis.
  • egois
  • ambisius
  • sadis
  • anti kebersamaan.

5. Di jauhkan dari sifat asli bangsa Indonesia seperti:

  • Pejuang.
  • militan
  • pemberani
  • kuat
  • kompak
  • suka bermusyawarah
  • dan gotong royong.

Jadi kalau ada kejadian di sekitar kita yang di luar kewajaran itu adalah salah satu bentuk hasil kerja para agent tersebut.

Perang saudara adalah hal yang sangat diinginkan USER asing terhadap indonesia. Agar kita akhirnya terpecah belah, hancur lebur, lemah untuk kemudian mereka kuasai.

Solusi sebagai pencerahan bagi kita semua. Berikut solusi yang harus kita lakukan :

  1. Jadilah kita kembali menjadi jati dirinya orang Indonesia. Sebuah kesadaran kolektif senasib satu bangsa dan satu rasa cinta tanah air. Tak ada pandang SARA.Kita adalah sebuah bangsa yang kuat dan bersaudara.
  2. Jangan mau terpancing untuk menjadi “Tidak Waras” (Sesuai keinginan USER) untuk punya keinginan saling bunuh. saling memerangi saling menghabisi antar sesama anak bangsa. Persoalan politik diselesaikan dengan cara politik yang moderat.
  3. Kalau Indonesia pecah perang saudara, banyak negara sekitar kita yang tepuk tanga dan bahagia.
  4. Secara politik konstitusional. Tidak ada sebaik kembali lagi kepada UUD 1945 dan Pancasila sebagai pemersatu bangsa. Karena itu di buat oleh para Founding Father kita melalui sebuah perenungan, pemikiran, dan penghayatan yang sangat dalam sesuai dengan kondisi bangsa.
  5. Ikat kembali rasa persatuan sesama anak bangsa. BUNUH segala bentuk skenario para USER tersebut dengan tidak mudah terpancing, dan justru merekat kembali rasa persaudaraan.
  6. Bagi pemuda pemuda idealis dan nasionalis. Mari ikut berjuang mengambil peran dan posisi strategis negara untuk melakukan perbaikan moral dan cita cita bangsa.
  7. Percayalah Kami tetap solid dan setia terhadap NKRI. Bersama Rakyat Kami Kuat. Kami tahu kapan saat yang tepat untuk mengambil sebuah keputusan disaat negara genting.
Oleh : (Ibnu_Ferry)

Tinggalkan komentar